Senin, 10 Oktober 2011

Jurnal Peribadi

Judul    : “ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN WAROENG STEAK & SHAKE JL. RAYA JATIWARINGIN”


Pengarang : Soegiharto Sugiono

NPM : 11207042




BAB I
PENDAHULUAN



1.1  Latar Belakang Masalah
Sampai dengan saat ini makan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang, sehingga makan menjadi salah satu kebutuhan setiap individu sehari-hari. Hal ini dapat dilihat dari segi kemunculan usaha yang bergerak di bidang rumah makan, seperti halnya dengan Waroeng Steak & Shake yang membuka rumah makan yang terletak di Jl. Raya Jatiwaringin no.241 rt.02/26 sudah banyak di kenal oleh semua konsumen dari kalangan menengah kebawah hingga menengah keatas dan bertahan di tengah-tengah arus persaingan banyaknya restoran atau rumah makan yang sudah ada. Dimana rumah makan atau restoran yang sudah ada selalu memiliki nama yang banyak di kenal oleh konsumen dan mempunyai cabang dimana-mana untuk memperluas usahanya.
Dari sini kita harus melihat bahwa bisnis rumah makan atau restoran merupakan usaha yang sangat menggiurkan dan sangat menantang. Mengapa dikatakan menantang? Seperti yang di jelaskan di atas bahwa rumah makan saat ini tidak baik karena rumah makan besar atau kecil menghadapi era persaingan yang semakin ketat, rumah makan atau restoran yang tidak “pandai atau pintar” akan cepat bangkrut atau gulung tikar menghadapi kondisi persaingan, sebaliknya rumah makan atau restoran yang “pandai atau pintar” akan cepat tanggap menghadapi kondisi yang demikian. Mereka akan mempertahankan kelangsungan hidup rumah makan tersebut dengan terus meningkatkan hal-hal yang di anggap mereka perlu untuk ditingkatkan .
Maka diperlukan alat pemecahan masalah untuk menghadapi keadaan seperti ini dan untuk meningkatkan laba restorannya, untuk kegiatan usaha yang menghasilkan produk makanan, maka solusi yang harus dilakukan yaitu bagaimana perusahaan harus meningkatkan kualitas pelayanan dan rasa makanan untuk membuat konsumen puas pada restoran tersebut, sehingga akan menimbulkan kepercayaan dan memungkinkan mereka kembali makan di restoran tersebut.
Restoran merupakan salah satu waralaba atau wira usaha yang sangat menjamur di Indonesia. Di pelosok-pelosok daerah baik itu kota besar atau kota kecil banyak sekali berdiri rumah makan atau restoran. Waroeng Steak & Shake merupakan salah satu diantara banyaknya rumah makan di Indonesia yang menjadi tempat makan yang banyak di kunjungi oleh para pelanggan atau konsumen.
Berdasarkan uraian tersebut diatas maka penulis ingin mencoba membahas masalah ini sebagai objek dalam penulisan ilmiah ini : “ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN WAROENG STEAK & SHAKE JL. RAYA JATIWARINGIN”
1.2  Rumusan dan Batasan Masalah
1.2.1  Rumusan Masalah
        Dari uraian yang telah dikemukakan sebelumnya maka penulis ingin mengangkat masalah mengenai, apakah konsumen merasa puas terhadap kualitas pelayanan Waroeng Steak & Shake sebagai tempat makan ?
1.2.2     Batasan Masalah
        Penelitian ini dibatasi pada tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan Waroeng Steak & Shake melalui penyebaran kuesioner yang di lakukan terhadap 100 responden/konsumen dalam jangka waktu 1 minggu, yaitu mulai tanggal 8 juli 2010 sampai dengan 14 juli 2010, dengan menggunakan uji chi kuadarat dan skala likert berdasarkan 5 dimensi yang terdiri dari kehandalan, daya tanggap, kepastian, empati, dan berwujud.
1.3  Tujuan Penelitian
        Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan restoran Waroeng Steak & Shake, dengan melihat 5 dimensi yang terdiri dari kehandalan, daya tanggap,kepastian, empati, dan berwujud.
1.4     Manfaat Penelitian
Manfaat Penelitian ini :
1.      Bagi Perusahaan
            Sebagai bahan masukan bagi Waroeng Steak & Shake dalam rangka dalam melakukan evaluasi terhadap program usahanya sehingga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan perusahaan dalam menentukan kebijakan di masa yang akan datang.
2.      Bagi Penulis
Untuk menambah pengetahuan serta memperluas wawasan dan sebagai perbandingan teori yang di dapat dengan kenyataan yang terjadi dan berusaha mencari pemecahan secara ilmiah.
1.5     Metode Penelitian
1.5.1     Objek Penelitian
      Penelitian ini dilakukan pada konsumen yang membeli makanan dan makan di Waroeng Steak n Shake yang terletak di Jl. Raya Jatiwaringin, Pondok Gede.
1.5.2     Data/Variabel
            Untuk menghasilkan penelitia ini maka data yang diambil penulis berupa data primer dan data skunder, data primer merupakan data yang diperoleh langsung dari objek yang di teliti dalam hal ini data di peroleh dari hasil pengsian daftar pertanyaan (kuesioner) kepada subyek yang bersangkutan dalam penelitian, subyek penelitian tersebut adalah konsumen yang membeli makan dan makan di Waroeng Steak & Shake yang di temukan di lokasi penelian. Sedangkan data sekunder merupakan data yang di peroleh melalui membaca dan mempelajari buku-buku atau referensi lain mengenai penelitian dengan cara melakukan riset perpustakaan.
Variabel dalam penelitian ini adalah dilihat dari 5 dimensi yang terdiri dari :
1.   Kehandalan (Realiabiliti)
Segala kemampuan untuk melaksanakan pelayana yang telah dijanjikan secara pasti dan terpercaya.
2.   Daya Tanggap (Responsveness)
Reaksi tanggapan yang cepat dalam memberikan bantuan kepada konsumen secara layak.
3.   Kepastian (Assurance)
Pengetahuan dan kesopanan karyawan serta kemampuan mereka untuk menimbulkan kepercayaan.
4.   Empati (Emphaty)
Kesediaan untuk peduli, member perhatian pribadi bagi pelanggan.
5.   Berwujud (Tabgble)
Penampilan fasilitas fisik, peralatan, personil materi komunikasi.
1.5.3        Meode Pengumpulan Data/Variabel
        Cara pengumpulan data yang digunakan penulis untuk mendapatkan data/variable dalam penulisan ini antara lain :
a.       Riset Lapangan (Field Research)
  1. Kuesioner
Untuk memperoleh data primer maka metode pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner, merupaka pengumpulan data dengan menyusun daftar pertanyaan secara tertulis dimana pertanyaan tersebut akan disebarkan kepada para responden untuk memperoleh data serta tanggapan-tanggapan tentang fenomena yang dihadapi.
2. Wawancara
Pengumpulan data dengan bertanya langsung kepada menejer perusahaan Waroeng Steak & Shake dan dengan pihak-pihak tertentu yang berhubungan langsung dengan pengumpulan data dalam penelitian ini.
b.      Riset Perpustakaan
         Dengan cara menali teori-teori yang telah berkembang dalam bidang ilmu yang berkepentingan, yang relevan dengan topik penelitian. Dalam studi kepustakaan ini penulis mencari metode-metode serta tekhnik penelitain, baik dalam mengumpulkan data yang di pakai sebagai titik tolak pembahasa pada penelitian ini.
1.5.4        Hipotesis
           Hipotesis sangant menentukan dalam hasil penelitian ini maka hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Bahwa konsumen merasa puas terhadap kualitas pelayanan Waroeng Steak & Shake.
maka hipotesis dalam penelitian ilmiah ini adalah sebagai berikut :
a.       Ho : Bahwa konsumen merasa tidak puas terhadap kualitas rumah makan Waroeng Steak & Shake.
b.      Ha : Bahwa konsumen merasa puas  terhadap kualitas rumah makan Waroeng Steak & Shake

1.5.5        Alat analisis yang digunakan
        Sesuai dengan tujuan penelitian  yaitu untuk mengetahui tingkat kepuasan terhadap kualitas yang di berikan oleh Waroeng Steak & Shake dengan melihat lima (5) dimensi yang terdiri dari : Kehandalan, Daya tanggap, Kepastian, Emapati, Berwujud. Maka alat analisis yang digunakan adalah :
1.   Metode Skala Likert
Dalam penulisan ilmiah ini penulis menggunakan skala likert yaitu jenis skala yang digunakan untuk mengetahui tanggapan konsumen terhadap variabel penelitian ini. Variabel ini dibagi menjadi beberapa dimensi dinilai sesuai objeknya dan dapat diukur dalam kategorinya. Sebanyak lima puluh responden diminta menjawab pertanyaan yang telah ada dengan kategori tertentu jawaban masing-masing. Dalam hal ini digunakan tingkat skala yang terdiri dari sangat puas, puas, cukup puas, tidak puas, dan sangat tidak puas, dimana masing-asing tingkat kepuasan memiliki nilai, yaitu : 5, 4, 3, 2, 1.
2.   Metode Chi Square
Metode yang digunakan untuk menganalisis data dan untuk pengujian hipotesa yaitu menggunakan metode Chi Square (Chi Kuadrat) dengan perbandingan antara frekuensi observasi yang diperoleh baik melalui pengamatan maupun hasil angket yang dilambangkan (fo) dengan frekuensi harapan yang didasarkan atas hipotesis tertentu yang dilambangkan (fe).


Tugas di berikan Oleh Prihantoro



Minggu, 02 Oktober 2011

TUGAS PERTEMUAN 2 METODE RISET

 ANALISIS PENGARUH LIKUIDITAS, LEVERAGE, DAN PROFITABILITAS TERHADAP LABA

1Age Estri Budiarti
2Yudilla Virda
Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh likuiditas, leverage dan profitabilitas terhadap laba yang dimiliki oleh PT.Gajah Tunggal Tbk. selama periode 1997-2008.Pengujian hipotesis ini menggunakan analisis regresi linier berganda, Uji F, dan Uji t.Hasil dari penelitian ini adalah bahwa likuiditas, leverage dan profitabilitas secara bersama-sama memiliki pengaruh terhadap laba sedangkan bila dilihat dari uji t yang memiliki pengaruh dominant terhadap laba yang diperoleh PT.Gajah Tunggal Tbk. selama periode 1997-2008 adalah profitabilitas dengan menggunakan rasio NPM (Net Profit Margin).
Kata Kunci : Laporan Keuangan,Likuiditas, Leverage, dan Profitabilitas

 PENDAHULUAN
Saat ini persaingan dalam dunia usaha semakin ketat.Apabila perusahaan tidak mampu bersaing maka tidak akan bertahan dan akan tersingkir dari dunia usaha yang dijalankannya.Hal ini berkaitan dengan salah satu tujuan yang penting dan harus diusahakan oleh semua jenis perusahaan yaitu mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan dalam jangka waktu yang lama (Going Concern) dan meningkatkan keberhasilan dalam perusahaan.
Keberhasilan perusahaan dapat diukur berdasarkan kemampuan perusahaan yang tercermin dalam kinerja manajemennya dimana salah satu parameter yang digunakan adalah laba.Menurut PSAK No. 25 tahun 2002 menyatakan bahwa laba dapat dilihat pada laporan laba rugi yang merupakan salah satu laporan keuangan utama perusahaan yang melaporkan hasil kegiatan dalam meraih keuntungan untuk periode tertentu.
            Dengan Laporan Keuangan yang dibuat, perusahaan dapat menentukan nilai dari Rasio Likuiditas, Leverage dan Profitabilitas sehingga dapat dinilai pula kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba.Adapun tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui seberapa besar pengaruh likuiditas, leverage dan profitabilitas terhadap laba pada PT.GAJAH TUNGGAL Tbk. selama periode 1997-2008.Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui indikator yang paling dominan berpengaruh terhadap laba PT.GAJAH TUNGGAL Tbk. selama periode 1997-2008.

TINJAUAN PUSTAKA
Laporan keuangan merupakan hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut (Munawir, 2004) dan ringkasan dari suatu proses pencatatan atas transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama tahun buku yang bersangkutan yang dibuat oleh manajemen perusahaan dengan tujuan untuk mempertanggungjawabkan tugas-tugas yang telah dibebankan kepadanya oleh pemilik perusahaan (Zaki Baridwan: 2004).
Jadi secara singkat laporan keuangan bukan hanya deretan angka-angka uang kaku tanpa makna melainkan data yang sarat informasi yang bisa dijadikan bahan pertimbangan pengambilan keputusan bagi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan.Adapun pihak-pihak yang berkepentingan dengan perusahaan dan memerlukan laporan keuangan sebagai informasi untuk pengambilan keputusan adalah : investor, pemilik, kreditor, pemberi pinjaman, kreditor usaha lainnya, pelanggan, karyawan, pemerintah dan masyarakat.
Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur,& Sipil) Vol.3 Oktober 2009 Universitas Gunadarma-Depok, 20-21 Oktober 2009-10-12 ISSN: 18858-2559 Leverage, Gros Profit Margin (GPM) dan Net Profit Margin (NPM) untuk profitabilitas.Adapun model analisis regresi linier berganda yang dilakukan dalam penelitian ini adalah :

Y=α+b1CR+b2DR+b3GPM+b4NPM
Keterangan :
Y : Laba
α : Konstanta
b1,b2,b3,b4 : Koefisien regresi
CR : Current Ratio
DR : Debt Ratio
GPM : Gross Profit Margin
NPM : Net Profit Margin
Untuk mengetahui hubungan antara variabel indipenden (x) dengan variabel dependen (y) dapat menggunakan Korelasi Ganda.Untuk mencari apakah setiap variabel indipenden berpengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen dapat dilakukan dengan Uji ANOVA (Uji F).Sedangkan untuk mencari apakah setiap variabel indipenden masing-masing berpengaruh terhadap variabel dependen dapat dilakukan dengan Uji t.

HIPOTESIS
Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
Ho1 : Current Ratio tidak berpengaruh terhadap laba
Ha1 : Current Ratio berpengaruh terhadap laba
Ho2 : Debt Ratio tidak berpengaruh terhadap laba
Ha2 : Debt Ratio berpengaruh terhadap laba
Ho3 : GPM (Gross Profit Margin) tidak berpengaruh terhadap laba
Ha3 : GPM (Gross Profit Margin) berpengaruh terhadap laba
Ho4 : NPM (Net Profit Margin) tidak berpengaruh terhadap laba
Ha4 : GPM (Gross Profit Margin) berpengaruh terhadap laba
Ho5 :Likuiditas, leverage dan profitabilitas tidak berpengaruh secara bersama-sama terhadap laba
Ha5 : Likuiditas, leverage dan profitabilitas berpengaruh secara bersama-sama terhadap laba


PEMBAHASAN

Uji autokorelasi
Uji ini digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya penyimpangan asumsi klasik autokorelasi,yaitu korelasi yang terjadi antara residual pada suatu pengamatan dengan pengamatan lain pada model regresi..Metode pengujian yang digunakan adalah dengan Uji Durbin-Watson (uji DW).Adapun nilai Durbin-Watson terdapat pada tabel dibawah ini :

Tabel 1.
Nilai Durbin Watson



Karena nilai DW terletak terletak antara (4-dU) dan (4-dL), diantara yaitu 2,177 < 2,639 < 3,488, Jika d terletak antara (4-dU) dan (4-dL), yang berarti tidak menghasilkan kesimpulan yang pasti.

UJI MULTIKOLINIERITAS
Metode pengujian yang bisa digunakan untuk melakukan uji multikolinieritas adalah dengan melihat nilai Varian Inflation Factor (VIF) pada model regresi.Adapun nilai VIF yang diperoleh terdapat pada tabel dibawah ini :
Tabel 2.
Hasil Uji Multikolinieritas


Dari hasil output diatas didapat nilai Varian Inflation Factor (VIF) pada variabel-variabel diatas yaitu sebesar 6,178 ; 5,890 ; 2,477 ; dan 1,593.Karena nilai VIF yang diperoleh kurang dari 10, maka bisa diduga bahwa antarvariabel indipenden tersebut tidak terjadi adanya persoalan multikolinieritas sehingga bisa digunakan dalam penelitian selanjutnya.

UJI HETEROSKEDASTISITAS
Prasyarat yang harus terpenuhi dalam model regresi linier berganda adalah tidak adanya gejala heteroskedastisitas karena apabila asumsi tidak terjadinya heteroskedastisitas ini tidak terpenuhi, maka penaksir menjadi tidak lagi efisien baik dalam sampel kecil maupun besar.Pendekatan yang digunakan untuk mendeteksi ada tidaknya heteroskedastisitas yaitu Rank korelasi dari Spearman.Karena dari hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai probabilitas hubungan antara variabel bebas dengan residual absolutnya jauh diatas taraf signifikansinya yaitu 0,05; maka dapat disimpulkan bahwa data yang diperoleh tidak terdapat adanya heteroskedastisitas.

HASIL UJI REGRESI LINIER BERGANDA
Y= -324312+(-3561,933)CR+361146,8DR+463265,5GPM+5212921NPM
Konstanta sebesar -324312; artinya jika CR, DR GPM dan NPM nilainya adalah 0, maka laba (Y) nilainya adalah Rp.-324312.Harga koefisien regresi variabel CR -3561,933; artinya jika variabel indipenden lain nilainya tetap dan CR mengalami kenaikan 1%, maka laba akan mengalami penurunan sebesar Rp.-3561,933.Koefisien regresi variabel DR sebesar 361146,8; artinya jika variabel indipenden lain nilainya tetap dan DR mengalami kenaikan 1%, maka laba akan mengalami kenaikan sebesar Rp.361146,8.Koefisien regresi variabel GPM sebesar 463265,5; artinya jika variabel indipenden lain nilainya tetap dan GPM mengalami kenaikan 1%, maka laba akan mengalami kenaikan sebesar Rp.463265,5.Koefisien regresi variabel NPM sebesar 5212921; artinya jika variabel indipenden lain nilainya tetap dan NPM mengalami kenaikan 1%, maka laba akan mengalami kenaikan sebesar Rp. 5212921.
Koefisien korelasi yang diperoleh sebesar 0,982, yang mendekati 1 sehingga menunjukkan bahwterjadi hubungan yang kuat dan searah antara
variabel current ratio, debt ratio, GPM dan NPM terhadap laba.Sedangkan besarnya koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 0,965 atau 96,5%.Hal ini menunjukkan bahwa persentase sumbangan pengaruh variabel indipenden (CR, DR, GPM dan NPM) terhadap variabel dependen (laba) sebesar 96,5%.

UJI ANOVA
Adapun hasil pengujian uji F dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 3.
Hasil Uji F

Nilai probabilitas (signifikansi) yang diperoleh dari output SPSS di atas sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05.Selain itu, karena nilai F hitung > F tabel (48,356 < 3,633), maka Ho ditolak, artinya ada pengaruh secara signifikan antara current ratio, debt ratio, GPM dan NPM secara bersama-sama terhadap laba.

UJI t
Adapun hasil pengujian uji t dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 4.
Hasil Uji t

Nilai signifikansi yang diperoleh pada output diatas adalah sebesar 0,993 ; 0,777 ; 0,882 ; 0,000.Oleh karena itu, nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 hanya rasio NPM sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak, artinya hanya NPM yang berpengaruh terhadap laba yang diperoleh PT.Gajah Tunggal Tbk. selama periode 1997-2008.

PENUTUP
Jika dilihat dari nilai uji t, maka dapat disimpulkan bahwa rasio likuiditas (current ratio) dan rasio leverage (debt ratio) tidak memiliki pengaruh terhadap laba yang diperoleh PT.Gajah Tunggal Tbk. selama periode 1997-2008.Yang memiliki pengaruh terhadap laba hanyalah profitabilitas dengan rasio NPM Sedangkan melalui uji F ke empat variabel tersebut mempunyai pengaruh terhadap Laba. Saran yang didapatkan dalam penelitian ini menjelaskan bahwa tidak ada pengaruh antara rasio likuiditas dan leverage terhadap laba yang diperoleh PT.Gajah Tunggal Tbk. selama periode 1997-2008.Oleh karena itu, diharapkan manajemen perusahaan agar menggunakan rasio profitabilitas yaitu NPM (Net Profit Margin) sebagai alat ukur dalam memperoleh keuntungan pada PT.Gajah Tunggal Tbk.

DAFTAR PUSTAKA
[1] Baridwan,Zaki.2004.”Intermediate Accounting”.edisi VIII. BPFE Gadjah Mada, Yogyakarta.
[2] Bernstein, Leopold A.1984.”Analysis of Financial Statemen”t.Richard D.Irwin,Inc.
[3] Djarwanto.1994.Pokok-pokok “Analisa Laporan Keuangan”.edisi I. BPFE Gadjah Mada, Yogyakarta.
[4] Gill, James O. dan Chatton Moira.2005.”Memahami Laporan Keuangan : Memanfaatkan Informasi Keuangan untuk Mengendalikan Bisnis Anda”. PPM, Jakarta.
[5] Harahap, Sofyan Syafri.1998.”Analisis Kritis atas Laporan Keuangan”. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
[6] Horne, James C.Van dan John M. Wachowicz,Jr.1997.”Prinsip-prinsip Manajemen Keuangan”. Salemba Empat, Jakarta.
[7] Husnan, Suad. 1994. “Manajemen Keuangan, Teori dan Penerapan ( Keputusan Jangka Pendek )”. edisi III. BPFE Gadjah Mada, Yogyakarta.
[8] Ikatan Akuntansi Indonesia.2002.”Standar Akuntansi Keuangan”. Salemba Empat, Jakarta.
[9] Ikatan Akuntansi Indonesia.2004.”Standar Akuntansi Keuangan”. Salemba Empat, Jakarta.
[10] Iqbal, Hasan.2004.”Analisis Data Penelitian dengan Statsitik”. Bumi Aksara, Jakarta.
[11] Mamduh, M.Hanafi, dan Abdul Halim.2000.”Analisis Laporan Keuangan”. AMP YKPN, Yogyakarta.
[12] Miswanto dan Eko Widodo.1998.”Manajemen Keuangan”. Gunadarma. Jakarta.
[13] Munawir.1995.”Analisis Laporan Keuangan”. Liberty Yogyakarta.,Yogyakarta.
[14] Priyatno, Dwi.2008.”Mandiri Belajar SPSS”. MediaKom, Yogyakarta.
[15] Sarwono, Jonathan.2006.”Panduan Cepat dan Mudah SPSS 14”. Andi., Yogyakarta.
[16] Situs Bursa Efek Indonesia : www.idx.co.id.
[17] Sudarmanto,R. Gunawan.2005.”Analisis Regresi Linier Berganda dengan SPSS”. Graha Ilmu, Yogyakarta.
[18] Sudjana.1992.Metoda Statistika.Bandung: Tarsito.
[19] Tampubolon, Manahan P.2005.”Manajemen Keuangan (Finance Management),Konseptual, Problem dan Studi Kasus”. Ghalia Indonesia, Bogor.
[20] Tim Penelitian dan Pengembangan Wahana Komputer.2006.10 “Model Penelitian dan Pengolahannya

dengan SPSS 14”. Andi. Yogyakarta.
[21] Tunggal, Amin Widjaja.1995.”Dasar-dasar Analisis Laporan Keuangan”. Rineka Cipta, Jakarta.
[22] Weston, J. Fred dan Eugene F. Brigham.1994.”Dasar-dasar Manajemen Keuangan”.edisi IX. Erlangga, Jakarta 

Data diambil dari : httprepository.gunadarma.ac.id800024471Ekon-21.pdf